SELF ENERGY THERAPY

Yudha's posts with tag: mata&hati

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag mata&hati
Blog EntryGara-Gara MataFeb 23, '08 9:19 AM
for everyone

Self Energy Therapy, dapat bermanfaat untuk berbagai macam penyakit, tanpa menggunakan ramuan-ramuan. Media yang digunakan dalam terapi penyembuhan, hanya air yang biasa kita minum sehari-hari.

Dalam tubuh manusia sendiri, sudah terdapat kemampuan untuk dapat memulihkan kondisi tubuhnya. Tetapi kenapa kita sulit melakukannya?. Hal ini disebabkan keadaan manusianya itu sendiri. Setiap detiknya sebenarnya tubuh melakukan penyesuaian dengan kondisi yang terjadi dalam tubuhnya.

Dalam keseharian, terutama yang sering menggunakan kendaraan roda dua. Ketika kita sedang mengendarai, terutama ketika keadaan jalan macet. Maka yang terjadi dengan kondisi kita pastilah timbul ketegangan yang disebabkan mata yang mengirimlkan pesan ke  otak, bahwa sedang menghadapi kemacetan. Yang terjadi adalah, ketidak harmonisan antara anggota tubuh dengan otak, yang bertindak sebagai direkturnya.

Apa yang terjadi apabila dalam perusahaan tidak ada keharmonisan antara pimpinan dengan yang dipimpin. Yang timbul pastilah kekacauan. Dalam hal ini tubuh kita pun demikian, karena mata bertindak sebagai yang dipimpin, dan otak sebagai pimpinan.

Dalam hal ini, ketika otak menerima pesan dari mata, tentang kondisi yang dihadapi. Otak sebagai pimpinan seketika itu juga mengirimkan perintah. Tetapi apa yang terjadi?. Emosi tetap muncul.

Emosi muncul disebabkan kurangnya kordinasi antar anggota, sehingga tidak mentaati perintah pimpinan. Ketika otak memberikan perintah, yang terjadi adalah penyalahgunaan wewenang pekerjaan. Yang seharusnya otak mengambil keputusan, tetapi jantung lebih mendominasi pekerjaan. Yang akan ditimbulkan adalah kekacauan didalam tubuh kita.                                       

Kondisi ini terjadi karena seluruh anggota tubuh kita sedang dalam keadaan yang sangat tegang. Bila anggota tubuh dalam keadaan seperti ini, kemungkinan besar yang akan timbul adalah ketidak harmonisan dalam menjalankan tugasnya.

Mata yang tadinya mengirim pesan ke otak, sebenarnya sudah tidak ada masalah lagi dengan apa yang dilihatnya. Mata sudah tidak mempermasalahkan apa yang sedang dihadapinya, tetapi anggota yang lainnya yang ingin berbuat sesuatu, walaupun itu bukan suatu masalah lagi bagi mata.

Dalam keadaan emosi. Bagian tubuh kita, terutama didaerah dada. Pasti sangat tertekan sekali rasanya, seperti dipukul-pukul dibagian dalam tubuh kita. Semakin lama, rasa ini bukannya hilang. Malah semakin menjadi-jadi. Akibatnya, yang tadinya ketidak harmonisan dengan anggota tubuhnya, sekarang menghadapi ketidak harmonisan dalam kehidupannya. Terjadilah permusuhan.

Hal ini bila dibiarkan, akan menjadi suatu kebiasaan. Bagaimana sih agar tidak seperti ini?. Cara melakukannya bisa dibilang susah, bisa dibilang mudah. Gampang-gampang susah. Manusia harus memahami dulu, bahwa dia adalah(seolah-olah) memiliki seluruh anggota tubuhnya. Manusia tidak dikendalikan oleh anggota tubuhnya, termasuk otak. Kitalah yang sebenarnya mengendalikan!.

Dalam Self Energy Therapy, terapi penyembuhan dilakukan dengan mengunakan sumber dari alam semesta dan dari dalam diri kita sendiri.

Penyakit yang kita alami. Sebenarnya datang dari kita sendiri, dan sumbernya sama, walaupun penyakitnya berbeda-beda. Secara medis memang setiap penyakit bisa dibuktikan secara ilmiah, dan medis dapat melacak, sebenarnya penyakit yang dialami berasal dari mana.

   Kalangan medis hanya melihat dari sudut pandang ilmiah, kalangan medis dapat menditeksi penyakit yang gejala-gejalanya diketahui pasti. Apabila ada seseorang yang terkena penyakit, dan memeriksakan diri ke dokter. Dan menurut analisa dokter bahwa dia sehat. Tetapi pasien tetap saja mengatakan, bahwa dia sakit. Dokter kesulitan untuk mendiagnosanya.

Hal-hal seperti ini sering kita jumpai. Salah satu cara mengetahui pasien sakit apa, lebih baik pasien bertanya pada dirinya sendiri. Mana mungkin?. Mungkin saja, hal ini bisa dilakukan apabila pasien mempunyai niat yang sungguh-sungguh.

.

© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help